PSDM HME FT UNDIP 2011 Present. . .

PSDM HME FT UNDIP 2011 Present. . .
zona mahasiswa baru PSD III Teknik Elektro 2011 >>click here<<
Tampilkan postingan dengan label kutipan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kutipan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Maret 2012

SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARNA KELAPARAN, HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS !!

diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU thdp seorg nenek yg dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih b...ahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar, namun manajer PT A**** K**** (BAK** grup) tetap pada tuntutannya, agar ...menjadi contoh bg warga lainnya.Hakim Marzuki menghela nafas,dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, 'maafkan saya', ktnya sambil memandang nenek itu,'saya tak dpt membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jd anda hrs dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tdk mampu bayar maka anda hrs msk penjara 2,5 tahun, spt tuntutan jaksa PU'.Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, smtr hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang 1jt rupiah ke topi toganya serta berkata kpd hadirin."Saya atas nama pengadilan, jg menjatuhkan denda kpd tiap org yg hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yg membiarkan seseorg kelaparan sampai hrs mencuri utk memberi mkn cucunya, sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kpd terdakwa."Sampai palu diketuk dan hakim marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dgn mengantongi uang 3,5jt rupiah, termasuk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT A**** K**** yg tersipu malu krn telah menuntutnya.

Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yg bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media tuk jadi contoh kepada aparat penegak hukum lain utk bekerja menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki.

 ** Semoga bisa menjadi pelajaran bwt kita semua Insyaallah

Sabtu, 28 Januari 2012

Selamat Bagi angkatan 2011 yang diterima di Himpunan :)

HME FT KM UNDIP periode 2012, mengucapkan selamat bagi mahasiswa PSD III Teknik Elektro angkatan 2011 yang diterima di Himpunan.

Berikut adalah daftar nama yang lolos seleksi :
Download file PDF :http://www.4shared.com/office/nvbeGf1h/Selamat_bagi_Angkatan_2011_yan.html
Download file Word :http://www.4shared.com/file/NZboGG33/Selamat_bagi_angkatan_2011_yan.html
Bagi yang belum diterima,mohon jangan berkecil hati,tetap semangat y,...
selalu ada jalan yang lebih baik buat kalian,yang penting komitmen untuk berusaha :)
jika ada oprec kepanitiaan himpunan,silakan ambil kesempatan yang ada,..
sekali lagi,.semangat,semangat,dan semangat,....kalian semua yang terbaik :)
See U at the Top!!!

mari bersama-sama membangun jurusan PSD III Teknik Elektro Joosss!!! :)

sumber : http://generasitangguh01.blogspot.com

Kamis, 19 Januari 2012

La Tahzan!

KENAPA AKU DIUJI?
“Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”
-Surah Al-Ankabut ayat 2-3

KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”
-Surah Al-Baqarah ayat 216
KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
-Surah Al-Baqarah ayat 286
KENAPA RASA KECEWA?
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi darjatnya, jika kamu orang-orang yang beriman.”
-Surah Al-Imran ayat 139
BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
“Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).”
-Surah Al-Imran ayat 200

“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk”
-Surah Al-Baqarah ayat 45
APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?
“Sesungguhnya Allah telah membeli daripada orang-orang mu’min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka…..
-Surah At-Taubah ayat 111
KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain daripada-Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal.”
-Surah At-Taubah ayat 129
AKU DAH TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!!!!
“…..dan janganlah kamu berputus asa daripada rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.”
-Surah Yusuf ayat 12

sumber : diary hati

Kamis, 12 Januari 2012

Informasi PKM GT/AI DIKTI - UNDIP

INFORMASI PROPOSAL PKM-KT (PKM-AI dan PKM-GT) TAHUN 2012

Diinformasikan kepada Mahasiswa Universitas Diponegoro yang berminat mengirimkan Program Kreativitas Mahasiswa Karya Tulis (PKM-KT) Tahun 2012 yaitu Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM-GT) untuk memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Usulan PKM-KT diserahkan dalam bentuk hardcopy (3 rangkap) dengan disertai softcopy (format *.doc dan *.pdf dicopy pada CD dan diberi nama dan judul PKM) dan pada kanan atas cover dituliskan nomor registrasi online (dengan pensil).
  2. Entry data online mulai tanggal 10 s.d 29 Februari 2012 (via web http://www.bak.undip.ac.id/ dengan menyertakan file berformat *.doc dan *.pdf ).
  3. PKM-AI wajib menyertakan Surat Pernyataan Sumber Penulisan yang ditanda-tangani Ketua Kelompok (tanpa materai) dan Ketua Program Studi (DIMASUKAN DAN DIJILID DENGAN PROPOSAL PKM-AI).
  4. Warna Cover dan Lembar Pengesahan sesuai dengan Pedoman PKM-KT 2011 di Pedoman PKM Tahun 2011.
  5. Bagi pengumpulan kolektif harap dicek kembali antara jumlah hardcopy dengan softcopy, kemudian softcopy tersebut dijadikan satu CD / DVD.
  6. Ketentuan nama folder tiap usulan sebagai berikut :
PKM-Jenis PKM-tahun-universitas-nama depan ketua-judul 3 kata pertama
Contoh     :
PKM-AI-12-UNDIP-WAHYU-KETAHANAN MASYARAKAT TERHADAP---
PKM-GT-12-UNDIP-INDRA-PENGARUH SUHU PANAS---
Peringatan : Jika nama folder terlalu panjang/tidak sesuai contoh akan berakibat file tidak dapat dicopy.

Penerimaan Proposal PKM-KT yang sudah disusun sesuai dengan Pedoman PKM tahun 2011 dapat mulai dikumpulkan pada :

Hari         : Setiap hari kerja (Senin s.d Jum'at)
Tanggal    : 20 s.d 29 Februari 2012
Pukul       : 08.00 s.d 13.00 WIB
Tempat    : Bagian MINARIK BAK Rektorat UNDIP Tembalang

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian MINARIK BAK Rektorat UNDIP Tembalang.

Kamis, 05 Januari 2012

bekerjalah dengan cinta..

   Wanita paruh baya itu berperawakan pendek dan sedikit gemuk. Beberapa helai uban turut menghiasi mahkota kepalanya yang diikat dengan penjepit rambut. Namun raut wajah bulat telur itu seakan tak pernah sekalipun terlihat cemberut. Ia selalu tampak riang, sehingga menyembunyikan parasnya yang jelas telah digurati keriput.

   Wanita itu memang tidak terlalu rentan, tetapi kekuatan dan kegesitan di masa mudanya niscaya telah direnggut usia. Karenanya, percayakah bahkan dari dirinya pun akan ada sebuah pelajaran tentang makna cinta?

* * *

Selalu…

   Sabtu adalah hari yang ditunggu. Hari di mana nafas bisa dihela dengan panjang, dan sejenak mengistirahatkan raga dari rentetan kesibukan yang melelahkan. Saatnya pula untuk menikmati kebersamaan dengan seisi anggota keluarga. Sehingga, berbelanja di sebuah supermarket dekat rumah pun menjadi hiburan yang tak kalah meluahkan kebahagiaan.

   Namun sepertinya tidak bagi wanita itu. Bagaikan tak mengenal hari libur, nyaris setiap waktu sosoknya selalu kutemui di sekitar kokusai kouryuu kaikan serta kampus.


   Layaknya hari kerja, dikemasnya sampah-sampah yang berserakan serta dipisahkan antara yang terbakar dan tidak. Lantas ditaruhnya pada plastik yang berbeda warna. Sebentar kemudian diambilnya kain untuk mengelap kursi dan meja. Tak lupa, dengan vacuum cleaner dibersihkannya juga permukaan lantai. Setelah selesai ia segera beranjak ke toilet, lalu dengan mengenakan sarung tangan plastik dibersihkannya bekas kotoran manusia tersebut tanpa raut muka jijik.

   Ia seperti tak peduli rasa lelah atau letih, walaupun terlihat pakaian seragam cleaning service biru mudanya telah basah bersimbah keringat. Tak juga kepenatan menyurutkan keramahannya untuk bertegur sapa dengan siapa saja saat bertemu muka.

   Wanita itu entah siapa namanya. Hanya dengan panggilan obachan ia biasa disapa. Saat bersua denganku, juga selalu disempatkannya bertanya kabar. Bahkan ia pernah bercerita panjang lebar tentang anak-anak serta cucunya karena sering melihatku berjalan-jalan dengan keluarga. Beberapa kali pula saat usai kerja kulihat ia sedang berbelanja, masih lengkap dengan seragam biru mudanya. Lantas ditaruh barang-barang tersebut dikeranjang, dan perlahan dikayuhnya pedal sepeda tua untuk beranjak pulang.

   Entahlah, rasanya tak ada perasaan iri dihatinya saat di hari libur ia ternyata harus bekerja, sementara aku justru berleha-leha. Ia bahkan tetap saja semangat bekerja dengan penuh suka cita. Begitu pula dengan obachan dan ojichan lain yang pernah kutemui, mereka selalu asyik menikmati pekerjaannya. Mencabut rumput liar di pekarangan kampus ketika musim panas, menyapu jalanan dari daun yang berserakan pada musim gugur, bahkan dengan bersusah payah turut menyerok tumpukan bongkahan salju di musim dingin.

   Terlihat betapa bergairahnya mereka ketika memang waktunya harus bekerja. Gairah dalam bentuk kesungguhan dalam menekuni apapun jenis pekerjaan, yang mungkin tak dipandang orang walau dengan sebelah mata. Karenanya, tak terdengar ngalor-ngidul obrolan hingga jam istirahat tiba untuk sejenak melepaskan lapar dan dahaga. Berselang satu jam kemudian, mereka akan kembali sibuk menekuni pekerjaannya. Senantiasa egitu, dari waktu ke waktu.

   Rutinitas mereka mungkin tidaklah istimewa. Bekerja demi memperoleh sedikit nafkah atau sekedar menghabiskan waktu luang, tentu lebih baik dari bermalas-malasan di rumah. Terlebih-lebih itu adalah pekerjaan kasar, bukan kerja kantoran yang menyenangkan dengan penyejuk atau pemanas ruangan.

   Lalu mengapa mereka selalu saja bekerja seolah tak pupus oleh lelah? Bahkan bekerja bagaikan sebuah energi yang tak kunjung padam, mengalir dalam pembuluh darah serta menggerakkan jiwa dan raganya.

   Sekejap akupun tepekur, kemudian mahsyuk merenung…

   Dan kulihat ada gairah membara yang berpendar dari balik kerut-merut kelopak mata tua itu. Seolah sinar matanya menyiratkan pesan agar bekerjalah dengan cinta. Karena bila engkau tiada sanggup, maka tinggalkanlah. Kemudian ambil tempat di depan gapura candi untuk meminta sedekah dari mereka yang bekerja dengan suka cita. (Kahlil Gibran). Wallahu a’lamu bish-shawaab.
-Abu Aufa-

Catatan:
- Kokusai kouryuu kaikan: International House
- Obachan: wanita berumur, setengah tua
- Ojichan: pria berumur, setengah tua

motivasi bekerja

   Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran pekerjaan seorang untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.
   Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.
   Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, “Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu”.
   Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. “Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan?” pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.
   Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, “Kapan terakhir kamu mengasah kapak?”
   “Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu, saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga”. Kata si penebang.
   “Nah, disinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun.   Maka, sesibuk apapun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal.
   Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!” perintah sang majikan. Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.
Istirahat bukan berarti berhenti

Istirahat bukan berarti berhenti ,
 Istirahat bukan berarti berhenti
Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi

   Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya, yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis, berwawasan dan selalu baru !
   Dari cerita motivasi kerja diatas, kiranya Anda semua dapat menyimpulkan bagaimana cara kerja yang baik, tanpa harus selalu menguras tenaga terus menerus, untuk mendapatkan hasil kerja yang maksimal. Semoga sedikit cerita motivasi kerja ini dapat menginspirasi kita semua. Amien

Selasa, 27 Desember 2011

ditemukan steam cell baru

Ditemukan sumber stem cell baru


KCM - Bukan Sekadar Berita

Ilmuwan di Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa mereka berhasil menemukan sumber stem cell terbaru yang kelak bisa digunakan untuk memperbaiki kerusakan organ tubuh manusia.

Stem cell merupakan sel awal mula yang menumbuhkan semua organ tubuh manusia dalam perkembangan embrio manusia. Stem cell memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel matang, misalnya sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, dan sel pankreas. Stem cell juga mampu meregenerasi dirinya sendiri.

Stem cell bisa ditemukan pada darah dalam ari-ari dan tali pusar, serta sumsum tulang belakang. Penemuan terbaru yang dilakukan oleh ilmuwan di AS menyebutkan mereka berhasil mengekstrak sel dari cairan yang mengisi rahim di masa kehamilan dan menumbuhkannya di laboratorium percobaan. Penelitian ini disebut merupakan cara yang etis untuk mendapatkan sel induk.

Sebelum ini, para ilmuwan mendapatkan sumber stem cell dari embrio hasil abortus, zigot sisa, dan hasil pengklonan. Namun cara ini mendapat sandungan berupa masalah etika, karena setelah stem cell didapatkan, embrio dimusnahkan. Para penentang riset ini menyebut tindakan tersebut sebagai kanibalisme.

Sementara yang mendukung mengatakan bahwa terapi stem cell merupakan penemuan mengagumkan dan memberikan harapan nyata untuk mengobati berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit kanker darah, parkinson atau alzheimer.

Diimplan pada tikus

Seperti dilaporkan dalam jurnal Nature Biotechnology, para ilmuwan dari Wake Forest University School of Medicine, Texas, AS, menyebut bahwa sel tersebut bisa ditumbuhkan pada jaringan berbeda untuk mengobati penyakit.

Meski begitu, para ilmuwan di Inggris masih meragukan kemampuan teknik tersebut. Mereka mengatakan menyatukan cairan air ketuban dari banyak wanita tidak semudah itu.

Cairan ketuban mengandung jumlah sel yang sangat banyak, dan kebanyakan berasal dari proses perkembangan janin.

Dalam risetnya, para ilmuwan asal AS tersebut mengambil contoh cairan ketuban dari ibu hamil lalu mengembangkannya di laboratorium. Hasilnya, sel tersebut memiliki potensi untuk berkembang menjadi berbagai variasi sel yang berbeda, seperti halnya stem cell.

Kemudian sel tersebut ditransplantasi pada tikus untuk melihat bagaimana sel itu berkembang dalam mahluk hidup. Sekali lagi, hasilnya mengagumkan. Stem cell berkembang dan mulai memproduksi zat kimia tubuh baik di otak atau hati.

Stem cell tulang yang diperkenalkan sebagai sel buatan yang diimplan pada tikus juga menampakkan cara kerja alami dan berkembang layaknya sel tulang normal beberapa bulan kemudian.

Ilmuwan yang melakukan riset ini menyimpulkan bahwa sel air ketuban juga memiliki kemampuan berproliferasi dan berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel jaringan, serta berpotensi untuk terapi penyakit, terutama pada anak-anak dari ibu yang cairan ketubannya diambil, karena memiliki jaringan yang sama.

Penemuan sumber stem cell ini menjadi menarik karena tidak menyebabkan pemusnahan embrio, seperti teknik yang sebelumnya dipakai, dan telah menimbulkan perdebatan etika di seluruh dunia.

Menanggapi hasil tersebut, Profesor Colin McGuckin dari Universitas Newcastle, yang meneliti penggunaan sel serupa dari darah tali pusar, menyambut baik hasil penemuan tersebut.

"Akan lebih baik lagi jika semakin banyak sumber untuk mendapatkan stem cell dari pasien," katanya. Namun ia juga mengingatkan bahwa cairan ketuban memiliki kesulitan pada banyak kasus.

"Jika kelahiran berlangsung normal, kita bisa kehilangan cairan tersebut. Apalagi, kebanyakan wanita melahirkan normal, yang berarti akan sulit mengumpulkan cairan tersebut," ujarnya.

Menurutnya, pengumpulan cairan hanya bisa dilakukan jika seorang ibu melahirkan dengan operasi caesar.

fuel cell sebagai pembangkit hidrogen : energi alternatif yang dihantui kendala

   Melambungnya harga BBM tak membuat penggunaan bahan bakar fosil berkurang. Memang sudah saatnya dipikirkan mencari pengganti BBM. Teknologi fuel cell bisa menjadi salah satu alternatif. Namun entah kapan realisasinya. 


   Sumber energi alternatif sudah lama didengungkan untuk segera dipakai. Bahkan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pada tahun 2020 mendatang penggunaan energi alternatif sudah mencapai lima persen. Kebijakan ihwal energi alternatif pun tak kalah banyak. Dari sisi teknologi dan ketersediaan bahan Baku juga sudah tak diragukan lagi. 
Salah satu teknologi yang ditawarkan adalah fuel cell yang berbahan bakar dasar hidrogen. "fuel cell adalah perangkat elektronika yang mampu mengonversi perubahan energi bebas suatu rekasi elektronikia menjadi energi listrik," jelas Isdiriyani Nurdin, peneliti sekaligus pengajar di Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam diskusi mengenai teknologi fuel cell di Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, akhir pekan silam. 

   Prinsip kerja fuel cell adalah proses elektrokimia di mana hidrogen dan oksigen digunakan sebagai bahan bakar. Komponen utama fuel cell terdiri dari Elektrolit berupa lapisan khusus yang diletakkan di antara dua buah elektroda. Proses kimia yang disebut pertukaran ion terjadi di dalam elektrolit ini dan menghasilkan listrik serta air panas. fuel cell menghasilkan energi listrik tanpa adanya pembakaran dari bahan bakarnya, sehingga tidak ada polusi. 


Kendala

   Berbeda dengan baterai, fuel cell tidak hanya menyimpan tetapi juga menghasilkan energi listrik secara berkesinambungan selama masih ada pasokan bahan bakar. Kelebihan teknologi yang oleh Isdiriyani ini diindonesiakan menjadi sel tunam adalah efisiensinya, tidak bising, hampir tak menghasilkan bahan pencemar sama sekali, serta banyak pilihan bahan bakar. 
Walau demikian, dari sisi teknis dianggap hidrogen merupakan bahan bakar paling ideal bagi sel tunam. Menurut Isdiriyani ini disebabkan hidrogen mempunyai kandungan energi per satuan berat tertinggi di antara berbagai jenis bahan akar. Yang menjadi masalah adalah proses menghasilkan hidrogen. Walau hidrogen merupakan unsur yang paling banyak terdapat di alam semesta namun keberadaannya terikat sebagai senyawa oksida. Maka untuk menghasilkan gas hidrogen diperlukan tenaga listrik yang sebagian besar dihasilkan dari sumber energi penyebab polusi.

   Masalah lain yang akan timbul jika hidrogen digunakan sebagai bahan bakar adalah kebutuhan infrastruktur untuk pendistribusian hidrogen ke tempat penggunanya. "Alternatifnya adalah membangun tempat pengisian ulang bahan bakar beserta dengan pembangkitnya sekaligus," papar Isdiriyani. Inilah yang banyak dilakukan di sejumlah negara maju yang sudah mengaplikasikan sel tunam sebagai bahan bakar kendaraan.

   Di banyak negara maju, teknologi sel tunam sudah bukan barang baru lagi. Negara seperti Amerika Serikat (AS), Jepang, Jerman atau Inggris telah mengembangkan teknologi ini sejak lama. Di negara ini yang menjadi pemicu pemakaian hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan adalah isu lingkungan dan konservasi energi. Produsen kendaraan seperti General Motors (GM) misalnya sudah merilis prototipe mobil berbahan bakar hidrogen. Mobil yang rencananya akan komersial pada tahun 2010 ini menggunakan sel tunam berbentuk wafer yang berfungsi memisahkan Atom hidrogen menjadi proton dan elektron. Dengan memakai elektron sebagai Arus listrik, digabungkan proton dengan oksigen dari udara, sehingga hasil sampingnya hanya uap air.

   Untuk menghasilkan tenaga penggerak mobil diperlukan rangkaian yang terdiri dari 372 sel wafer. Kendati sudah mampu mengaplikasikan teknologi tersebut, bukan berarti semuanya berjalan mulus. GM mengklaim bahwa berkendara di atas tangki hidrogen mampat amat tidak nyaman dibanding dengan di atas tangki bensin. Mobil yang sempat dipamerkan dalam ajang North American International Auto Show ini dapat menempuh jarak hampir 500 kilometer sebelum harus mengisi ulang bahan bakar. Selain ada kendala di bidang kenyamanan, mobil hidrogen ini relatif mahal, yakni sekitar 700.000 dolar AS.

   Bulan lalu, Perusahaan asal Kanada meluncurkan generator sel tunam model E8 Portable Power yang berisi dua buah modul sel tunam Powerstack MC250. Pembangkit listrik portabel ini mempunyai kapasitas 2,4 kW dengan tegangan 48 Vdc pada arus 50 A dan efisiensi listrik lebih dari 50 persen. Pembangkit ini ditujukan bagi penerapan stasioner seperti back up untuk tanggap Darurat bagi pengguna komersial maupun militer.

Komputer Hidrogen

   Bukan hanya kendaraan bermotor saja yang dianggap layak memanfaatkan sel tunam, melainkan juga bidang teknologi informasi (TI). Produsen komputer jinjing (laptop) Jepang misalnya, mengembangkan teknologi ini pada sejumlah produknya. Tidak semua sel tunam bisa dipakai untuk alat elektronik portabel, hanya sel tunam metanol langsung (direct methanol fuel cell) yang termasuk sel tunam alkalin saja yang bisa. Apabila diproduksi secara masal maka harga sel tunam bisa bersaing dengan Baterai Lithium-ion yang kini banyak digunakan. Densitas energinya bahkan bisa 5-10 kali lebih besar baterai Lithium-ion. 


   Bagaimana di Indonesia" Achyar Umri, peneliti dari Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan sel tunam hanya sebagai konverter Alias pembangkit saja. Bahan bakar utamanya adalah hidrogen yang sumbernya sangat banyak di Indonesia. "Posisi Indonesia di tingkat Asia dalam penghasilan energi per kapitanya masih sangat rendah. Padahal sumber energi alternatif tersebar begitu banyak,? ujar Achyar. Hidrogen dianggap sebagai energi alternatif paling ideal karena hidrogen merupakan bahan universal dengan jumlah tak terbatas dan yang jelas ramah lingkungan. 



Namun bagaimana dengan kebijakan pemerintah sendiri?


   Kebijakan di bidang energi alternatif memang sudah cukup banyak. Evita Legowo, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknik Minyak dan Gas ESDM menekankan pihaknya amat mendukung pengembangan teknologi sel tunam berbahan dasar hidrogen. Ia bahkan mengajak semua pihak yang berkepentingan untuk mendiskusikan langkah kebijakan apa yang perlu diambil demi terealisasinya Aplikasi teknologi tersebut. Masalah adalah: apabila di negara maju yang sudah berhasil mengaplikasikannya saja teknologi tersebut masih berupa prototipe, berarti bagi Indonesia masih dibutuhkan jalan panjang dan berliku.




Sumber : Sinar Harapan

PLT cell fuel untuk rumah tangga



   Sel tunam (fuel cell) di bidang otomotif saat ini berkembang pesat dan telah masuk pada tahap komersial di negara maju. Di bidang riset, peneliti Indonesia sulit mengejar ketertinggalan itu. Namun, peluang pengembangan teknologi baru masih terbuka di bidang pembangkitan energi listrik skala kecil. 

   Saat ini bahkan peneliti yang tergabung dalam Konsorsium Fuel Cell Indonesia telah menghasilkan prototipe skala laboratorium pembangkit listrik tenaga (PLT) sel tunam berkapasitas 500 watt untuk pemakaian di rumah tangga. 


   Hal ini disampaikan Dr Achiar Oemry, Koordinator Program Fuel Cell Pusat Penelitian (Puslit) Fisika LIPI, dalam Seminar dan Kongres Nasional I Konsorsium Fuel Cell Indonesia (FCI), di Jakarta, Kamis (3/3). Pada acara itu dideklarasikan berdirinya FCI dan memperkenalkan konsorsium tersebut sebagai clearing house teknologi fuel cell di Indonesia. Penelitian pembuatan komponen yang diperlukan untuk membangun fuel cell sudah dilakukan secara parsial di berbagai lembaga penelitian di Indonesia, yaitu LIPI, BPPT, Batan, ITB, UI, Lemigas, dan PLN. Untuk lebih memudahkan koordinasi dengan swasta, didirikan Konsorsium Fuel Cell Indonesia. 

   Dalam dua tahun mendatang, ditambahkan Dr Agus Hartanto, peneliti LIPI yang juga Ketua Dewan Pembina FCI, prototipe itu akan dikembangkan hingga skala industri yang diharapkan dapat masuk dalam program Riset Unggulan Strategis Nasional. Cetak biru pembangunan industri fuel cell di Indonesia telah dibuat oleh FCI, dan telah ada industri yang tertarik untuk memproduksinya, antara lain Medco Energi. Untuk itu ia mengharapkan dukungan kebijakan pemerintah dalam bentuk insentif yang mendorong lembaga riset dan industri bekerja sama mengembangkan ke tahap produksi. 

   Dukungan insentif dan keringanan pajak serta kemudahan lain dari pemerintah akan berdampak pada rendahnya biaya pembangkitan listrik fuel cell. Ia mencontohkan, di Kanada dengan adanya kebijakan itu, biaya listrik dari PLT fuel cell berkapasitas 50 MW hanya sekitar 8 sen dollar AS per kWh. Lebih rendah daripada diesel yang sebesar 12 sen per kWh. 

   Pengembangan selanjutnya yang akan dilakukan lembaga riset di Indonesia adalah meningkatkan kandungan lokal pembangkit listrik tenaga fuel cell hingga 60 persen. Saat ini prototipe yang dibuat menggunakan 40 persen sumber bahan Baku dan komponen buatan dalam negeri. Dijelaskan Achiar, untuk pembangkit listrik fuel cell, bahan baku yang layak dikembangkan adalah polimer dan oksida padat, yang banyak terdapat di Indonesia.

   Gas Hidrogen sebagai bahan bakar fuel cell, ujar Lili Tjarli, Corporate Secretary PT Indonesia Power, juga melimpah di Indonesia. Gas itu merupakan produk samping yang dihasilkan PLTU Suralaya, dan dapat diperoleh dari sampah organik. PLTU Suralaya, misalnya, menghasilkan gas hidrogen 150 ton per hari, sedangkan yang dimanfaatkan kembali untuk pembangkit hanya 20 ton per hari. Indonesia Power akan memasok cuma-cuma gas tersebut kepada Puslit Fisika LIPI.

Senin, 11 Juli 2011

..about MOTIVATION..

-dikutip dari pakdhe Wikipedia-
Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya.[1] Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan[2]
Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi.[2] Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.[2]

Sejarah Teori Motivasi

Tahun 1950an merupakan periode perkembangan konsep-konsep motivasi.[2] Teori-teori yang berkembang pada masa ini adalah hierarki teori kebutuhan, teori X dan Y, dan teori dua faktor. [2] Teori-teori kuno dikenal karena merupakan dasar berkembangnya teori yang ada hingga saat ini yang digunakan oleh manajer pelaksana di organisasi-organisasi di dunia dalam menjelaskan motivasi karyawan.[2]

Hierarki Teori Kebutuhan Maslow

[sunting]Teori hierarki kebutuhan


Abraham Maslow, pencetus hierarki teori kebutuhan
Teori motivasi yang paling terkenal adalah hierarki teori kebutuhan milik Abraham Maslow[3] Ia membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarkidari lima kebutuhan, yaitu fisiologis (rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).[3]
Maslow memisahkan lima kebutuhan ke dalam urutan-urutan. [3] Kebutuhan fisiologis dan rasa aman dideskripsikan sebagai kebutuhan tingkat bawah sedangkan kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri sebagai kebutuhan tingkat atas. [3] Perbedaan antara kedua tingkat tersebut adalah dasar pemikiran bahwa kebutuhan tingkat atas dipenuhi secara internal sementara kebutuhan tingkat rendah secara dominan dipenuhi secara eksternal. [3]
Teori kebutuhan Maslow telah menerima pengakuan luas di antara manajer pelaksana karena teori ini logis secara intuitif[3]. Namun, penelitian tidak memperkuat teori ini dan Maslow tidak memberikan bukti empiris dan beberapa penelitian yang berusaha mengesahkan teori ini tidak menemukan pendukung yang kuat. [3]

[sunting]Teori X dan teori Y

Douglas McGregor menemukan teori X dan teori Y setelah mengkaji cara para manajer berhubungan dengan para karyawan. [2] Kesimpulan yang didapatkan adalah pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.[2]
Ada empat asumsi yang dimiliki manajer dalam teori X.[2]
  • Karyawan pada dasarnya tidak menyukai pekerjaan dan sebisa mungkin berusaha untuk menghindarinya.
  • Karena karyawan tidak menyukai pekerjaan, mereka harus dipakai, dikendalikan, atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan.
  • Karyawan akan mengindari tanggung jawab dan mencari perintah formal, di mana ini adalah asumsi ketiga.
  • Sebagian karyawan menempatkan keamanan di atas semua faktor lain terkait pekerjaan dan menunjukkan sedikit ambisi.
Bertentangan dengan pandangan-pandangan negatif mengenai sifat manusia dalam teori X, ada pula empat asumsi positif yang disebutkan dalam teori Y.[2]
  • Karyawan menganggap kerja sebagai hal yang menyenangkan, seperti halnya istirahat atau bermain.
  • Karyawan akan berlatih mengendalikan diri dan emosi untuk mencapai berbagai tujuan.
  • Karyawan bersedia belajar untuk menerima, mencari, dan bertanggungjawab. *Karyawan mampu membuat berbagai keputusan inovatif yang diedarkan ke seluruh populasi, dan bukan hanya bagi mereka yang menduduki posisi manajemen.

[sunting]Teori motivasi kontemporer


David McClelland, pencetus Teori Kebutuhan
Teori motivasi kontemporer bukan teori yang dikembangkan baru-baru ini, melainkan teori yang menggambarkan kondisi pemikiran saat ini dalam menjelaskan motivasi karyawan[4].
Teori motivasi kontemporer mencakup:[4]

[sunting]Teori kebutuhan McClelland

Teori kebutuhan McClelland dikembangkan oleh David McClelland dan teman-temannya[5]. Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan yang didefinisikan sebagai berikut:[5]
    • kebutuhan berprestasi: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
    • kebutuhan berkuasa: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
    • kebutuhan berafiliasi: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.

[sunting]Teori evaluasi kognitif

Teori evaluasi kognitif adalah teori yang menyatakan bahwa pemberian penghargaan-penghargaan ekstrinsik untuk perilaku yang sebelumnya memuaskan secara intrinsik cenderung mengurangi tingkat motivasi secara keseluruhan.[6] Teori evaluasi kognitif telah diteliti secara eksensif dan ada banyak studi yang mendukung.[6]

[sunting]Teori penentuan tujuan

Teori penentuan tujuan adalah teori yang mengemukakan bahwa niat untuk mencapai tujuan merupakan sumber motivasi kerja yang utama.[7] Artinya, tujuan memberitahu seorang karyawan apa yang harus dilakukan dan berapa banyak usaha yang harus dikeluarkan. [8]

[sunting]Teori penguatan

Teori penguatan adalah teori di mana perilaku merupakan sebuah fungsi dari konsekuensi-konsekuensinya jadi teori tersebut mengabaikan keadaan batin individu dan hanya terpusat pada apa yang terjadi pada seseorang ketika ia melakukan tindakan. [9]

[sunting]Teori Keadilan

Teori keadilan adalah teori bahwa individu membandingkan masukan-masukan dan hasil pekerjaan mereka dengan masukan-masukan dan hasil pekerjaan orang lain, dan kemudian merespons untuk menghilangkan ketidakadilan.[9]

[sunting]Teori harapan

Teori harapan adalah kekuatan dari suatu kecenderungan untuk bertindak dalam cara tertentu bergantung pada kekuatan dari suatu harapan bahwa tindakan tersebut akan diikuti dengan hasil yang ada dan pada daya tarik dari hasil itu terhadap individu tersebut.[9]

[sunting]Area motivasi manusia

Empat area utama motivasi manusia adalah makanan, cintaseks, dan pencapaian.[10] Tujuan-tujuan yang mendasari motivasi ditentukan sendiri oleh individu yang melakukannya, individu dianggap tergerak untuk mencapai tujuan karena motivasi intrinsik (keinginan beraktivitas atau meraih pencapaian tertentu semata-mata demi kesenangan atau kepuasan dari melakukan aktivitas tersebut), atau karena motivasiekstrinsik, yakni keinginan untuk mengejar suatu tujuan yang diakibatkan oleh imbalan-imbalan eksternal. disamping itu terdapat pula fsktor yang lain yang mendukung diantaranya ialah faktor internal yang datang dari dalam diri orang itu sendiri.